Senin, 10 Oktober 2011

Sex and Zen 3D: Extreme Ecstasy (2D Version) (2011)

Sex and Zen 3D: Extreme Ecstasy (2D Version) (2011)
Film porno pertama di dunia, Sex and Zen: Extreme Ecstasy 3D berhasil merajai box office Hong Kong setelah dirilis 14 April lalu. Film erotis berbiaya 3,5 juta dollar Amerika ini memperoleh 17 juta dollar Hong Kong atau setara 2,2 juta dollar Amerika pada pekan pertama setelah diputar di 73 layar.

Hebatnya lagi, hasil box office film porno berdurasi 118 menit ini berhasil mengalahkan perolehan film terlaris sepanjang masa, Avatar milik James Cameron dengan mengumpulkan 2,78 juta dollar Hong Kong (atau setara 360 ribu dollar Amerika) di hari pertama, sedangkan Avatar meraih 2,63 juta dollar Hong Kong (atau setara 340 ribu dollar Amerika). Hasil mengembirakan ini tak pelak lagi membuat produser Stephen Siu tersenyum lebar dan segera merencanakan membuat sekuelnya.


Sex & Zen : Extreme Ecstasy 3D versi baru ini adalah reboot dari film erotis Sex & Zen yang meledak di pasaran pada tahun 1991 dan dibintangi bomseks, Amy Yip. Bahkan, saking suksesnya film yang diangkat dari novel fantasi berjudul “The Investiture of the Gods” ("Fengshen Yanyi") ini dibuat sampai trilogi termasuk aktris Shu Qi bermain dalam salah satu sekuelnya.
 Sex and Zen 3D: Extreme Ecstasy menceritakan Wei Yangsheng, seorang sarjana terpandang dari Dinasti Ming yang sombong. Yangsheng memiliki pandangan hidup yang singkat ini harus digunakan sebaik mungkin untuk mengejar kenikmatan seksual. Suatu hari, Wei Yangsheng tanpa sengaja bertemu dengan Tie Yuxiang (Leni Lan Yan) , putri seorang pendeta Tao, Tie Fei. Pertemuan itu membuat keduanya saling jatuh cinta pada pandangan pertama dan memutuskan untuk menikah. Sayangnya, hubungan keduanya mulai kurang harmonis saat Yuxiang tak dapat memuaskan kebutuhan seksual suaminya. Hal ini tentu saja membuat Yangsheng kecewa dan pergi meninggalkan Yuxiang untuk mencari kenikmatan seksual di luar. Yangsheng lalu mengikuti temannya, Lin untuk pergi ke The Tower of Rarities dimana pangeran Ning menyimpan seluruh hartanya yang mewah. Berbagai koleksi mewah pangeran Ning ada ditempat itu mulai dari kaligrafi, lukisan sampai barang antik yang dapat menangkal sihir.

Yangsheng yang memiliki ketertarikan yang mendalam pada barang antik menjadi tamu kehormatan pangeran Ning. Yangsheng lalu diajak ke Paviliun Ultimate Bliss, sebuah tempat dimana kaum pria dan wanita berpesta seks. Pangeran Ning lalu memperkenalkan dua wanita cantiknya, Ruizhu (Saori Hara) dan Dongmei (Yukiko SuĂ´) pada Yangsheng. Dengan izin Ning, Yangsheng menikmati seks dengan keduanya siang dan malam. Namun, Yangsheng memiliki kendala saat melakukan seks, yakni ukuran alat vitalnya yang kecil dan itu membuatnya merasa minder. Dengan bantuan seorang wanita cantik (Vonnie Lui), Yangsheng berhasil membesarkan penisnya. Yangsheng juga dibekali dengan ilmu dasar ketrampilan seks. Sejak saat itu, Yangsheng mengejar kepuasan yang belum pernah didapatkannya selama ini. Sementara itu, istri tercintanya, Tie Yuxiang masih setia menunggu Yangsheng pulang ke rumah dan berharap bisa bersatu kembali.

Sex & Zen : Extreme Ecstasy 3D dibintangi Vonnie Liu, Hayama Go, Lan Yan, Iren Chen, Reiko Suho, Saori Harra, dan Tony Ho. Film yang mengklaim sebagai film semi porno dengan teknologi 3D pertama di dunia ini disutradarai Christoper Sun dan sudah ditayangkan di sejumlah bioskop di Taiwan dan Hong Kong pada 14 April lalu.
3D Sex and Zen is the world¡¯s first 3D erotic film. 3D Sex and Zen : Extreme Ecstasy as it is properly referred to; is a Hong Kong production that was recently released in, South Korea, Hong Kong, Australia, and New Zealand on April 14 th 2011.?0?2 3D Sex and Zen release date has been long anticipated and it is essentially a reinvention of the very popular erotic movie Sex and Zen that first appeared back in 1991. What Led to the Creation of 3D Sex and Zen? The original Sex and Zen was surprisingly successful and popular which led to the idea of turning it into a 3D version creating 3D Sex and Zen.?0?2 The original version ¡°Sex and Zen¡± is based on the 17 th century Chinese erotic novel called The Carnal Prayer Mat. This 332 paged novel the Carnal Prayer Mat has great reviews andgives an account of a young student who devotes himself to alife of complete eroticism.?0?2 He is abrilliant scholar who has two great ambitions to be a great poet and to snag himself the most beautiful woman in the world.?0?2 He is warned that the second desire will lead him to a life of turmoil, infidelity and confusion but continues on the quest. The movie Sex and Zen really captures this mix of classic and timeless laws of conduct and sensuality.?0?2 3D Sex and Zen has promised to take this sensuality and beauty to the 10 th level.?0?2 In western media 3D sex and Zen is the world¡¯s first 3D porno movie but in fact it is much more than that. A reporter from CNNGo claimed that although very graphic, the sexual scenes flowed very well with the storyline and sensuality of the entire story.?0?2 I think this means that 3D Sex and Zen is not just made up of countless scenes of meaningless and pointless sex like many American porno flicks, there is a method to the madness.?0?2 So after watching 3D Sex and Zen it seems like one will be fully satisfied. Reactions from Cinema Crowds at 3DSex and Zen Opening It has been suggested that scores of Honk Kong movie goersheard rumors that the movie 3D Sex and Zen promised to reveal graphic scenes and multiple orgies.?0?2 This anticipation alone was enough to drive awesome crowds to the theatre of 3D Sex and Zen which opened to a packed house.?0?2 A variety of people from all walks of life including students, businessmen,men and surprisingly many women lined up in anticipation of 3D Sex and Zen. Travel operators have been organizing movie going excursions to Hong Kong and Taiwan where the movie is playing so that the neighbors from Mainland China can get a chance to see the new 3D Sex and Zen which is strictly prohibited from theaters in China. The Cost and Makers of 3D Sex and Zen The budget for 3D Sex and Zen is estimated to have been between 2.58 and 3.2 million U.S. dollars and a great return on investment is expected.?0?2 The director of 3D Sex and Zen is Christopher Suen and the producer is Stephen Shiu.?0?2 It was written by Mark Wu and among the leading stars are Hayama Go and Saori Hara. The Future of 3D Porn There has been much talk about bringing pornography to the next level so that people can enjoy 3D porn in the privacy of their own homes.?0?2 Some think weare far from this point as most are not willing to invest in the sophisticated equipment that may be needed to view the flick.?0?2 For now people can take in all thehype that they can from 3D Sex and Zen.

HONGKONG - Film porno tiga dimensi (3D), Sex and Zen: Extreme Ecstasy, berhasil menuai sukses besar di Hongkong. Di hari pertama penayangan, film remake dari judul serupa yang sukses tahun 1991 itu, memperoleh HKD 2,79 juta atau USD 360 ribu (sekitar Rp 3,132 miliar dengan asumsi 1 USD adalah Rp 8.700).

Jumlah ini melebihi perolehan film box office dunia besutan sutradara James Cameron, Avatar, yang pada penayangan hari pertama di Hongkong hanya mendapat HKD 2,5 juta. Kesuksesan 3D Sex and Zen: Extreme Ecstasy, menurut situs hiburan Hollywood Reporter, Selasa (19/4), membuatnya masuk dalam kategori film 'porno halus' dengan pendapatan terbanyak di dunia.

Perolehan pendapatan film yang disutradai Christopher Sun ini, bahkan diprediksi akan terus meningkat menyusul akan tibanya liburan China. Juga, lantaran adanya keinginan beberapa importir film asal Singapura, India, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru, Italia, Prancis, Peru dan Rusia, untuk membeli hak siar dan menayangkan 3D Sex and Zen: Extreme Ecstasy di bioskop negara mereka.

Yang pasti, durasi film yang mengambil setting kehidupan seks seorang pria bangsawan pada zaman Dinasti Ming sepanjang 118 menit itu, tak akan sama di tiap negara. Badan sensor Singapura misalnya, tulis Hollywood Reporter, memutuskan akan memotong (film itu) sepanjang 18 menit karena dinilai terlalu vulgar.
Hongkong telah mencatat sejarah baru yang mebuat heboh dunia perfilman, produksi film dewasa alias porno dalam format tiga dimensi (3D) untuk pertama kalinya dan sekaligus ditayangkan untuk umum yang ditayangkan di bioskop, berjudul 3D Sex and Zen: Extreme Ecstasy, demikian seperti dilansir AFP.3D Sex and Zen: Extreme Ecstasy yang disutradari Christopher Sun, adalah versi baru dari film dewasa yang cukup populer di Hongkong pada awal tahun 90-an yang berjudul Sex and Zen dan dibintangi oleh artis berpredikat bombsex dimasanya, Amy Yip.
Dulu Sex and Zen ini diangkat dari novel fantasi yang berjudul “The Investiture of the Gods” (“Fengshen Yanyi”) dan setelah mengalami kesuksesan, bahkan film ini pernah diproduksi hingga trilogi termasuk aktris Shu Qi yang turut membintangi disalah satu sekuelnya.
Sex and Zen Extreme Ecstasy preskon
Film ini mengisahkan pada suatu masa di jaman Dinasti Ming tentang kehidupan sosok muda yang baru menyadari bahwa mantan istrinya sebenarnya adalah cinta sejati yang selama ini dikejarnya.
Logo Category III yang menjadi pertanda rating dewasa film ini pun juga terpampang dengan jelas pada poster dan pertanda 3D yang menjadi nilai tambah untuk pemikat juga ditampilkan dengan mencolok, selain dua photo terbaru Saori Hara dengan pose dan penampilan yang syur dan seksi.
Disebut sebagai film semi porno dengan format 3D yang pertama di dunia ini dibintangi Vonnie Liu, Hayama Go, Lan Yan, Iren Chen, Reiko Suho, Saori Harra, dan Tony Ho
Sex and Zen Extreme Ecstasy
Christopher Sun yang membesut film 3D Sex and Zen: Extreme Ecstasy bahkan tak lupa mengajak dua bintang dewasa Jepang (JAV), yaitu Saori Hara dan Reiko Suho dalam film menelan biaya hingga Hk$ 30 juta ini. Semua adegan dalam film berpenampilan 3D ini direkam dengan kamera IMAX.
VIDEO TRAILER FROM YOUTUBE


VIDEO TRAILER FROM YOUTUBE
para pemain film ini antaranya:

Hayama Hiro (Hayama Go)
 Suo Yukiko
Haro Saori
 Vonnie Lui Hoi-Yan
 download:

0 komentar:

280 Px

  © Blogger templates The Transformers by Blog Tips And Trick 2009